Sunday, 10 April 2016

APLIKASI KKM KURIKULUM 2013 JENJANG SMP MENGGUNAKAN MS EXCEL

Sudah sejak 3 tahun yang lalu, kurikulum 2013 mulai dilaksanakan di Indonesia. Kurikulum ini adalah pengganti atau lebih tepatnya sebagai penyempurna kurikulum sebelumnya yaitu Kurikulum 2006. Penyempurnaan dilakukan pada 4 standar dari 8 Standar Nasional Pendidikan yaitu Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, dan Standar Penilaian. Untuk empat standar lain, yaitu Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, dan Standar Pembiayaan tidak mengalami perubahan.

Tulisan ini, bersinggungan dengan 2 elemen yang berubah yaitu Standar Isi dan Standar Penilaian. Sesuai dengan Panduan Penilaian untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional pada tahun 2015, maka guru perlu menyusun nilai Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) atau Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Berdasarkan pedoman tersebut, KKM aspek sikap spiritual dan sosial (KI-1 dan KI-2) minimal adalah BAIK, sedangkan KKM  aspek pengetahuan dan keterampilan minimal adalah 60. Satuan pendidikan dapat menetapkan KBM/KKM lebih dari 60 sesuai dengan memperhatikan kemampuan awal  siswa, kerumitan kompetensi, dan keadaan sumber daya pendidikan di satuan pendidikan tersebut.

Nah, untuk memenuhi tuntutan pemenuhan dokumen KKM oleh guru tersebut, maka saya mencoba membuat sebuah aplikasi berbasis Ms Excel yang digunakan untuk menyusun KKM jenjang SMP. Aplikasi ini saya beri motto: 1 untuk 39, artinya cukup 1 file bisa digunakan untuk 13 mata pelajaran dan 3 tingkat kelas, artinya 1 file yang saya buat bisa digunakan oleh seluruh guru mata pelajaran yang mengajar di SMP. Guru tidak perlu menginput KD karena KD semua mata pelajaran dari kelas 7 sampai kelas 9 sudah saya masukkan di dalamnya.

Berikut ini screen shootnya:






Berikut ini link uji-cobanya, saya baru memasukkan untuk kelas 7 saja. Klik Dropbox.UNDUH
Semoga bermanfaat....
>>Baca Selengkapnya:....

Sunday, 21 February 2016

BELAJAR BILANGAN BULAT (DASAR)

BILANGAN BULAT

Oleh: Gunanto (Guru Matematika di SMP Satya Dharma Sudjana, Lampung Tengah)

Standar Kompetensi

1. Memahami sifat-sifat operasi hitung bilangan dan penggunaannya dalam pemecahan masalah

Kompetensi Dasar

1.1. Melakukan operasi hitung bilangan bulat dan pecahan.
1.2. Menggunakan sifat-sifat operasi hitung bilangan bulat dan pecahan dalam pemecahan masalah.

A. PENGERTIAN BILANGAN BULAT

Apa yang kamu ketahui tentang suhu? Apakah kamu pernah mendengar tentang suatu tempat di permukaan bumi yang bersuhu -14°C? Di manakah tempat yang mungkin dengan suhu tersebut? Apa arti suhu tersebut? Bilangan bulat terdiri dari bilangan bulat positif (bilangan asli), bilangan bulat negatif, dan nol. Himpunan bilangan bulat dilambangkan dengan huruf B. Himpunan bilangan bulat adalah B = {..., -4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, ...}.
Bilangan bulat pada garis bilangan adalah sebagai berikut:

B. KETAKSAMAAN PADA BILANGAN BULAT

Bilangan-bilangan pada garis bilangan bulat, jika semakin ke kanan nilainya semakin besar dan jika semakin ke kiri semakin kecil. Secara umum berlaku:
1. Jika m terletak di sebelah kanan n maka m > n.
2. Jika m terletak di sebelah kiri n maka m < n.
Misalnya -2 lebih kecil dari 0 dan 1 lebih besar dari -4. Dalam hal ini dapat digunakan lambang ketaksamaan yaitu < dan > sehingga ditulis
-2 < 0
dan 1 > -4.
Contoh lainnya:
-4 > -7
0 > -10
2 < 11
-40 < -1.

C. MENGURUTKAN BILANGAN BULAT

Bilangan bulat dapat diurutkan dari yang terkecil ke yang terbesar atau sebaliknya dari yang terbesar ke yang terkecil.

Contoh 1:

Urutkan bilangan -4, 0, -42, 5, 8 dari yang terkecil!

Penyelesaian:

Urutan bilangan -4, 0, -42, 5, 8 dari yang terkecil adalah: -42, -4, 0, 5, 8.

Contoh 2:

Urutkan bilangan -12, 10, -142, 15, 809 menggunakan tanda >!

Penyelesaian:

Urutan bilangan -12, 10, -142, 15, 809 adalah 809 > 15 > 10 > -12 > -142.

Contoh 3:

Jika m adalah bilangan bulat, tentukan semua m yang mungkin dari -5 < m < 3!

Penyelesaian:

m pada -5 < m < 3 terletak antara -5 dan 3, maka m = -4, -3, -2, -1, 0, 1, 2.

Contoh 4:

Jika k adalah bilangan bulat, tentukan semua k yang mungkin dari -12 ≤ k ≤ -8!

Penyelesaian:

k pada -12 ≤ k ≤ -8 terletak dari -12 sampai -8, maka k = -12, -11, -10, -9, -8.

D. PEMAKAIAN BILANGAN BULAT NEGATIF DALAM KEHIDUPAN

Perhatikan beberapa posisi benda berikut diukur dari permukaan air laut. Benda A 500 meter, benda B 4 meter, benda C -12 meter, dan benda D -25 meter. Menurutmu, benda apa sajakah A, B, C, dan D yang mungkin? Jika benda A adalah ikan tongkol yang sedang berenang, benda B adalah seseorang sedang menyelam mengamati ikan laut, benda C adalah ikan hiu yang sedang mencari mangsa, dan benda D adalah kapal selam sedang melakukan perjalanan. Manakah yang masuk akal? Tentu A dan B tidak masuk akal, sedangkan C dan D masuk akal. Mengapa?
Dalam kehidupan sehari-hari seringkali kita jumpai satuan temperatur udara. Misalnya suhu udara rata-rata di Kabupaten A adalah 25°C, artinya suhu rata-rata di Kabupaten A itu adalah 25° di atas 0°C. Contoh lain, jika suhu di dalam suatu tempat penyimpanan daging adalah -4°C, apa arti suhu tersebut? Ya, 4° di bawah 0°C.

Latihan 1

1. Berilah tanda < atau > pada titik-titik berikut agar menjadi kalimat yang benar!
    a. 15 .... 0         f.  -25 .... -5
    b. -57 .... 1        g. -14 .... 13 
    c. -13 .... 12       h. -13 .... 2
    d. -44 .... -101     i. -21  .... -13
    e. -57 .... -21      j. -1 .... -2
2. Tuliskan beberapa kegiatan dalam kehidupan sehari-hari yang menggunakan bilangan bulat negatif!
3. Apa arti dari:
    a. Suhu ruang kamar Amir 23°C.
    b. Penyelam itu menyelam -25 meter.
    c. Suhu udara di Kutub Utara mencapai -2°C.
4. Suhu udara di dalam suatu ruang pendingin menunjukkan 3°C di bawah nol.
    a. Bagaimana kita seharusnya menuliskan suhu tersebut?
    b. Bagaimana menuliskannya jika suhu tersebut dinaikkan menjadi 4°C di atas nol?

>>Baca Selengkapnya:....

Saturday, 12 December 2015

Perangkat Pembelajaran SMP

Berikut ini perangkat pembelajaran guru untuk semester 2 TP 2015/2016.

Untuk guru mata pelajaran terdiri dari:
  1. Program Tahunan (PROTA), 
  2. Program Semester (PROSEM), 
  3. Perhitungan Minggu Efektif (PME), 
  4. Perhitungan Alokasi Waktu (PAW), 
  5. Rancangan Penilaian, 
  6. Analisis Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD),
  7. Analisis Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), 
  8. Program Pertemuan (PROPER) Kegiatan Pembelajaran Harian, 
  9. Kalender Pembelajaran per Mata Pelajaran,
  10. Absensi dan Penilaian,
  11. Jurnal Kegiatan Belajar Mengajar (KBM),
  12. Dokumen Bahan Ajar, termasuk yang berbasis teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK),
  13. Silabus, 
  14. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP),
Untuk konselor terdiri dari:
  1. Program Tahunan (PROTA), 
  2. Program Umum Bimbingan dan Konseling (PUBK),
  3. Program Semester (PROSEM), 
  4. Perhitungan Minggu Efektif (PME), 
  5. Perhitungan Alokasi Waktu (PAW), 
  6. Rancangan Penilaian, 
  7. Analisis Layanan BK,
  8. Program Pertemuan (PROPER) Kegiatan Layanan Harian, 
  9. Kalender Layanan BK,
  10. Absensi dan Penilaian,
  11. Jurnal Kegiatan Layanan
  12. Dokumen Bahan Layanan, termasuk yang berbasis teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK),
  13. Silabus, 
  14. Rencana Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling (RPBK)
Prinsip umum penyusunan perangkat pembelajaran adalah:
  1. Setiap guru/konselor wajib mengembangkan perangkat pembelajaran pada awal semester, sebelum KBM dilaksanakan.
  2. Perangkat pembelajaran wajib memenuhi kriteria standar yang diberlakukan di sekolah.
  3. Perangkat pembelajaran merupakan dokumen yang menjadi pedoman penerapan kurikulum di tingkat sekolah.
Hal-hal yang wajib diperhatikan adalah:
  1. Semua data SK dan KD wajib bersumber dari STANDAR ISI.
  2. Rumusan kalimatnya harus sama, tanpa dikurangi.
  3. Gunakan kodifikasi (penomoran) yang sama dengan Standar Isi.
  4. Pengecualian pada Bahasa Lampung dan BK, karena tidak ada dalam SI, maka yang diwajibkan adalah konsistensi dalam penulisan dan penomorannya.
  5. Rumusan Indikator (termasuk tujuan pembelajaran) pada semua dokumen perangkat, HARUS SAMA.
  6. ALOKASI WAKTU atau JUMLAH ALOKASI WAKTU pada semua dokumen perangkat harus sama atau bersesuaian.
Beberapa foto kegiatan workshop penyusunan perangkat pembelajaran yang dilaksanakan dari tanggal 7 - 11 Desember 2015:













Berikut ini beberapa hasil kerja guru, jika dipassword, silakan minta lewat komentar.
5. Perangkat KBM Matematika SMP Kurikulum 2006:
    Kelas VIII:
    a. 0508-Program_1516 MTK-8 By Gnt
    b. Silabus Kelas 8
>>Baca Selengkapnya:....

Sunday, 29 November 2015

Mengisi Bak Mandi dengan Ember

Sebuah bak mandi berbentuk kubus dengan panjang rusuk 60 cm. Bak tersebut akan diisi dengan ember berbetuk kerucut terpancung dengan jari-jari bawah 7 cm, jari-jari atas 14 cm, dan tinggi 30 cm. Berapa emberkah yang diperlukan untuk mengisi bak mandi sampai penuh?

Penyelesaian:

Rusuk bak = s = 60
Ember = Kerucut Terpancung, R = 14, r = 7, t = 30



                                      

                                      

                                      

                                       = 20,05534

Jadi akan penuh, sekurangnya 21 ember.

>>Baca Selengkapnya:....

Luas Daerah Bulan Sabit Pada Sisi Segitiga Siku-Siku

Perhatikan gambar berikut!

Jika diketahui AB = 9 cm dan AC = 12 cm, berapakah luas daerah terarsir?

Alternatif Penyelesaian:
AB = 9 cm dan AC = 12 cm
sehingga Luas daerah terarsir 
= 0,5 x 9 x 12 
= 54 .


Cara Lain:

AB = 9 cm dan AC = 12 cm, maka BC = 15 cm.
Luas daerah setengah lingkaran CAB


Luas daerah setengah lingkaran CEA


Luas daerah setengah lingkaran BFA


Luas daerah segitiga ABC
= 54 .

Perhatikan bahwa Luas I + Luas II
Luas daerah setengah lingkaran CEA + Luas daerah setengah lingkaran BFA - (Luas daerah setengah lingkaran CAB - Luas daerah segitiga ABC)


= 54 .

Bagi yang menginginkan gambar di atas dalam bentuk Ms. Word silakan https://www.dropbox.com/unduh
>>Baca Selengkapnya:....

Thursday, 19 November 2015

Ujian Nasional dan Ujian Sekolah Tahun 2016

Ujian Nasional tahun 2016 dilaksanakan sekitar bulan April. Berikut ini beberapa soal untuk latihan:

  1. Level-1 terdiri dari 10 butir soal waktu 40 menit 7 detik.
  2. Level-2 terdiri dari 10 butir soal waktu 40 menit 7 detik.
  3. ...
>>Baca Selengkapnya:....

Friday, 6 November 2015

Soal Latihan UKG SMP Bidang Pedagogik dan Profesional Tahun 2015

Alhamdulillah,
Kemarin, Kamis, 05 November 2015, pukul 13.15 - 14.15, kami Guru SMP Satya Dharma Sudjana mulai belajar bersama untuk menghadapi UKG tahun 2015. Soal-soal latihan UKG bidang pedagogik yang kami gunakan, bisa diunduh di bagian bawah artikel ini. 

Soal sengaja saya password, karena kami gunakan secara bersamaan. Untuk yang masih dipassword, berarti soal belum kami gunakan. Maka bapak/ibu yang mengunduh, mohon bersabar untuk mendapat passwordnya. Nanti insya-Allah segera kami share. Yang di luar Lampung, silakan minta via email sekarang, langsung saya kirim. Mohon pengertiannya. 

Berikut foto-foto saat kami belajar UKG bareng-bareng di sekolah setelah anak-anak pulang.





  1. https://www.dropbox.com/s/Pedagogik-1-10.rar password: U
  2. https://www.dropbox.com/s/Pedagogik-1-20.rar password: UKG
  3. https://www.dropbox.com/s/Pedagogik-2-10-Penilaian.rar password: U
  4. https://www.dropbox.com/s/Pedagogik-3-10.rar password: G
  5. https://www.dropbox.com/s/Pedagogik-4-20.rar password: g7
  6. https://www.dropbox.com/s/Pedagogik-5-10.rar nopassword >> didesain untuk MTK SMP
Khusus untuk Bapak/Ibu guru Matematika SMP, sebagai bahan latihan silakan unduh uji kompetensi profesional berikut:

  1. https://www.dropbox.com/s/Profesional_MTK_SMP-1.rar password: g8
  2. https://www.dropbox.com/s/Profesional_MTK_SMP-2.rar nopassword 
  3. https://www.dropbox.com/s/Prof._MTK_SMP-3.rar nopassword
  4. https://s-sites.googlegroups.com/site/gunanto75/tesonline/langsung kerjakan

Untuk sumber bacaan silakan unduh:
  1. Kisi UKG Mtk SMP: https://www.dropbox.com/s/Kisi-Kisi UKG Matematika-SMP.pdf
  2. Teori Belajar: https://www.dropbox.com/s/Karakter-TeoriBljr.pdf
  3. Masalah Penilaian: https://www.dropbox.com/s/Bahan Bacaan_Penilaian.pdf
  4. Sejarah dan Filsafat Matematika: https://www.dropbox.com/s/Sejarah dan Filsafat-Mat.pdf
  5. Peluang: https://www.dropbox.com/s/Peluang.pdf
  6. Statistika: https://www.dropbox.com/s/statistika.pdf
  7. Bilangan: https://www.dropbox.com/s/ Modul Bilangan dan Logika.pdf
Link Video Panduan UKG 2015: https://www.youtube.com/Panduan UKG 2015

Semoga bermanfaat.
>>Baca Selengkapnya:....

Friday, 30 October 2015

Jadwal KBM Pakai ASC Timetables dan Excel Super Cepat

Dari tahun 2012 yang lalu, saya berpikir membuat jadwal menggunakan Ms.Excel itu sudah cepat dan baik, dengan modifikasi warna maka akan segera ketahuan jam pelajaran yang gadok (tumburan). Waktu itu saya membutuhkan waktu semalaman tanpa henti untuk membuat jadwal dengan jumlah 18 kelas 35 guru. Awalnya sih tidak masalah dan enjoy aja, tetapi jika guru cuti di tengah semester, membuat saya jadi kelelahan juga.

Tahun 2014, teman saya Pak Oka Giriyana mengenalkan kepada saya aplikasi asc timetables. Alhamdulillah, aplikasi itu saya gunakan. Awalnya hasil asc itu saja yang saya printscreen, terus ditempel, sudah cukup. 
Contoh yang ditempel adalah sebagai berikut:

Namun demikian, untuk tertib administrasi, itu terasa belum pas dan tidak bagus. Maka saya berusaha membuat konversi dari asc ke excel, kemudian membuat jadwal dalam bentuk Excel. Hasilnya, mulai TP. 2015/2016 benar-benar sudah seperti yang saya harapkan. Tidak pakai ngetik manual, hasil export dari asc bisa dicopy paste ke file jadwal excel yang saya desain sedemikian rupa sehingga tampilannya sama seperti yang tahun pelajaran sebelumnya. Duh, senang sekali rasanya. 

Sekarang, mau ganti jadwal tiap minggu juga gak masalah, cukup 5 menit sudah selesai termasuk mencetaknya. Ini berbicara tentang orang yang sudah tahu asc dan excel ala kadarnya. Saya mempersilakan siapapun untuk mengembangkan lagi aplikasi excel yang saya buat ini. Tanpa password, tanpa bahasa pemrograman, tanpa macro, tanpa biaya, gratis. Lebay ya....?

Langkah kerja membuat jadwal perpaduan antara asc dan excel versi saya adalah sebagai berikut:

  1. Buka file Excel, inputkan data guru di sheet IN GURU.
  2. Isi Pembagian Tugas KBM dengan benar, yang di file Excel harus sama dengan yang di asc.
  3. Pastikan generate asc berhasil, kemudian export ke bentuk excel.
  4. Copy sheet per sheet sesuai kode mapel.
  5. Jika ada jam ke nol, misalnya untuk pengembangan karakter, mengaji, baca Al-Qur'an dan sebagainya, maka gunakan copy-paste special di sheet IN REK.
  6. Untuk piket, masih diatur manual di sheet PIKET.
  7. Lain-lainnya, silakan pelajari sendiri.

Anda bingung, silakan email: gunanto75@gmail.com.

Semoga bermanfaat, bagi yang suka silaakn unduh file berikut:
1. Rombelnya 18:
    File Excel: https://www.dropbox.com/excel-18-rombel-e
    File asc: https://www.dropbox.com/s/asc-18-rombel

2. Rombelnya 21:
    Excel: https://www.dropbox.com/JADWAL-SMPN-TRIMURJO-201516-SMT2-BY GNT
    Asc: https://www.dropbox.com/asc-21-rombel

>>Baca Selengkapnya:....

Wednesday, 28 October 2015

Mengatasi Data Sekolah Satmingkal yang Tidak Muncul di epupns

Ini adalah pengalaman pribadi saya. Sekolah saya sekolah swasta, sebagai PNS-DPK mungkin adalah awal masalah sekolah saya tidak muncul dalam sistem epupns di tab Data Guru. Padahal semua data sudah selesai diisi. Hadeuh, gimana nih....
Berikut adalh screenshoot isian data guru:


Coba bayangkan, kita mau mengisi Nama Sekolah Induk, tetapi tidak ada nama sekolah kita di sana. Nah, jangan galau, ada solusinya kok. Jika menurut panduan sih, klik "?" atau help desk, tetapi faktanya itu tidak jalan alias gak berfungsi. Maka yang saya lakukan adalah membuat surat pengaduan kepada admin dinas kabupaten, di BKD ada petugas khusus yang menangani masalah ini. Alhamdulillah, hari senin saya kirim surat, maka hari Rabu masalah hilanglah sudah. Nama sekolah saya sudah muncul. Akhirnya lima menit kemudian, saya kirim deh data epupns saya agar divalidasi oleh ADMIN level 1. Sayangnya setelah saya print, ketahuan deh masih ada yang salah, yaitu saya salah ketik tahun ikut diklat fungsional, terketik 2099, padahal maksud saya adalah 2009. Wah gimana nih ....? Saran saya kepada teman-teman yang mau mengirim data, sebaiknya cek dulu deh semuanya, pastikan ngetiknya benar, baru dikirim.

Oh ya, berikut ini contoh surat yang saya kirim ke Admin level 1 di BKD, semoga bermanfaat.  Surat Permohonan Input Nama Sekolah epupns.docx
>>Baca Selengkapnya:....

Thursday, 22 October 2015

JURNAL KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR (KBM) GURU

Jurnal KBM adalah salah satu perangkat pembelajaran yang harus disiapkan oleh setiap guru. Jurnal KBM digunakan untuk mencatat laporan pelaksanaan pembelajaran setiap harinya. Kepemilikan jurnal KBM oleh guru adalah salah satu indikator dari seorang guru profesional, yaitu mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif. Jurnal KBM merupakan salah satu bukti yang menggambarkan kinerja seorang guru.

Selain jurnal, guru juga harus memiliki perangkat sebagai berikut:
1) Program Tahunan (PROTA),
2) Program Semester (PROSEM),
3) Perhitungan Minggu Efektif (PME),
4) Perhitungan Alokasi Waktu (PAW),
5) Analisis Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM),
6) Absensi dan Penilaian,
7) Silabus,
8) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP),
9) Rancangan Penilaian,
12) Analisis Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD),
13) Program Pertemuan (PROPER) Kegiatan Pembelajaran Harian,
14) Kalender Pembelajaran per Mata Pelajaran,
15) Dokumen Bahan Ajar, termasuk yang berbasis teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK)

Berikut ini, saya share form jurnal guru sekaligus laporan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM). Setiap guru bisa mengeditnya sesuai kebutuhan.

Screen shootnya sebagai berikut:
Bagi yang penasaran silakan unduh file di ....
>>Baca Selengkapnya:....

Tuesday, 1 September 2015

RAPAT KOORDINASI DENGAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN

Sabtu, 29 Agustus 2015, kuterima sms tentang undangan rapat koordinasi dengan kepala dinas pendidikan kabupaten lampung tengah di sebuah sma negeri di lain kecamatan dengan tempat saya bertugas, jaraknya kurang lebih 60 km.

PINJAM KENDARAAN
Rapat ini seharusnya dapat fasilitas pinjaman kendaraan dari YP GMP, tapi apa boleh buat, undangan yang mendadak dari panitia pelaksana, membuatku tidak bisa mengajukan pinjaman beberapa hari sebelumnya, dan hasilnya, aku tidak dapat pinjaman kendaraan. Terpaksa deh bawa kendaraan sendiri, bersama panther silver kesayanganku.

DI PERJALANAN
Jam 08.00 aku masih di sekolah, menunggu kabar dapat tidaknya kendaraan, bahkan sampai setengah sembilan. Duh ternyata tidak dapat. Sudah terbersit dalam hati, lebih baik tidak usah berangkat. Apalagi dugaanku, rapatnya hanya akan sosialisasi politik atau sejenisnya yang tidak bermutu. Namun akhirnya, karena didorong oleh beberapa teman, aku diminta tetap berangkat, siapa tau ada informasi berharga di acara tersebut.

KISAH PARKIR

NUMPANG PARKIR

NUMPANG SHALAT DHUHUR

MAKAN SIANG

MUTER-MUTER DI BANDAR

DI POM SPBU

DI POS SATPAM

MAMPIR DI SEKOLAH

SAMPAI RUMAH, TIDUR SORE

(Tulisan yang belum selesai)
>>Baca Selengkapnya:....

Tuesday, 18 August 2015

Hikmah Tentang Al-Qur'an


Al_Qurthubi (wafat 671 H), menyebutkan 10 segi kemukjizatan Al-Qur'an. 10 Mukjizat itu adalah:

  1. Susunan redaksi yang begitu indah dan lain dari yang lain
  2. Gaya bahasa (uslub) yang lain dari yang lain
  3. Kefasihan (jazalah) yang mustahil berasal dari makhluk
  4. Pengaruhnya yang besar terhadap bahasa Arab
  5. Pemberitaan peristiwa-peristiwa yang telah berlalu sejak bermulanya dunia hingga diturunkannya Al-Qur'an
  6. Terbuktikannya janji-janji yang ada di dalamnya
  7. Pemberitaan peristiwa-peristiwa ghaib pada masa mendatang
  8. Pengetahuan yang terkandung di dalamnya
  9. Hikmah-hikmahnya yang matang
  10. Keselarasan kandungannya lahir dan batin

Para ulama berbeda pendapat tentang jumlah kemukjizatan Al-Qur'an, Ar-Rummani menyebutkan sedikitnya ada 7 kemukjizatan Al-Qur'an, yaitu:

  1. Menghindarkan penentangan terhadapnya dengan kuatnya motivasi dan kebutuhan terhadapnya
  2. Tantangannya kepada seluruh manusia
  3. Dipalingkannya pemikiran manusia untuk membuat yang semisal Al-Qur'an (sharfah)
  4. Retorika (balaghah)
  5. Berita-berita yang benar tentang masa depan
  6. Melampaui atau di luar kebiasaan
  7. Keunggulannya dari semua mukjizat yang lain.

Fungsi Al-Qur'an terlihat pada ayat-ayatnya dikuatkan dengan Al-Hadits yaitu:

  1. Pedoman hidup yang harus dipegang erat oleh kaum muslimin
  2. Petunjuk bagi umat manusia
  3. Pembeda antara yang benar dan yang salah
  4. Inspirator dan pemacu kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
  5. Penyembuh bagi orang-orang mukmin
  6. Pemberi peringatan bagi orang-orang yang lalai
  7. Bacaan utama yang bernilai ibadah

Mengkhatamkan Al-Qur’an merupakan sunnah Rasulullah saw. Hal ini tergambar dari hadits berikut: Dari Abdullah bin Amru bin Ash, beliau berkata, “Wahai Rasulullah saw., berapa lama aku sebaiknya membaca Al-Qur’an?” Beliau menjawab, “Khatamkanlah dalam satu bulan.” Aku berkata lagi, “Sungguh aku mampu lebih dari itu, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Khatamkanlah dalam dua puluh hari.” Aku berkata lagi, “Aku masih mampu lebih dari itu, wahai Rasulullah.” Beliau menjawab, “Khatamkanlah dalam lima belas hari.” “Aku masih lebih mampu lebih dari itu, wahai Rasulullah.” Beliau menjawab, “Khatamkanlah dalam sepuluh hari.” Aku menjawab, “Aku masih lebih mampu lagi, wahai Rasulullah.” Beliau menjawab, “Khatamkanlah dalam lima hari.” Aku menjawab, “Aku masih lebih mampu lagi, wahai Rasulullah.” Namun beliau tidak memberikan izin bagiku. (HR. Tirmidzi)

Dari Anas, dari Nabi saw, beliau bersabda: “Perumpamaan orang mukmin yang membaca  Al Qur’an seperti buah utrujah, rasanya enak dan baunya wangi, dan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al Qur’an seperti buah kurma, rasanya enak namun tidak berbau, dan perumpaman orang durhaka yang membaca Al Qur’an seperti buah raihana, baunya wangi namun rasanya pahit, dan perumpamaan orang durhaka yang tidak membaca Al Qur’an seperti buah hanzhalah, rasanya pahit dan tidak berbau dan perumpamaan Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang sholih bagaikan berteman dengan pemilik minyak misk Jika engkau tidak dihadiahkan minyak misk olehnya, engkau minimal dapat baunya, dan perumpamaan seseorang yang duduk dengan orang yang jelek (akhlaknya) bagaikan berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidak enak. (HR. Sunan Abu Daud : 3831).

>>Baca Selengkapnya:....

Saturday, 15 August 2015

Memoriam: Islam di Kampungku

Ini tentang era 1975 – 2000, di mana aku terlahir dan dibesarkan hingga selesai sekolah, di sebuah desa kecil bernama Sumberrejo, tepatnya Kebayan 43A dan 43B Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung, dekat dengan Kota Metro, sekitar 10 km.  Mayoritas warga dua kebayan tahun 1990 yang berpenduduk sekitar 600 KK  adalah bertani  (80%), PNS/TNI (15%), dan wiraswasta (5%).  Pada tahun itu 99,99% warganya memeluk agama islam, sisanya 1 keluarga adalah nonmuslim, seorang pendatang berprofesi sebagai mantri kesehatan.

Di dua kebayan itu ada 1 Masjid dan 4 Mushola. Masjid menjadi pusat ibadah shalat Jumat dan Idul Fitri serta Idul Adha. Masjid juga menjadi pusat bagi anak-anak untuk belajar membaca Al-Qur’an melalui lembaga Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) pada sore hari sekitar pukul 16.00 – 17.30. Masjid juga menjadi pusat kegiatan remaja yang tergabung dalam Remaja Islam Masjid (RISMA). TPA dan RISMA adalah dua lembaga otonom yang dikelola oleh para remaja muslim usia 15 – 25 tahun. 

Mayoritas warga saat itu sangat sedikit yang paham agama islam. Tidak ada organisasi seperti NU, Muhammadiyah, Persis, Jamaah Tabligh (Jahula), atau lainnya yang memiliki kepengurusan di kampungku itu. Simpatisan Muhammadiyah atau NU memang ada beberapa. Praktik ibadah keagamaan, seperti tata cara shalat Jumat, shalat tarawih, shalat subuh, pengurusan jenazah, dan lain-lain tampak sekali mengikuti siapa yang "mengimami" dengan tidak mempermasalahkan itu dari aliran mana atau tata cara kelompok mana.

____________________________________________
TATA CARA SHALAT JUM'AT (Waktu Itu)

Aku masih ingat, tata cara shalat jumat waktu itu. Sebelum khatib naik mimbar, maka ada salah satu jamaah yang memukul bedug dan kentongan beberapa kali, tidak ada pemutaran suara kaset orang mengaji di speaker, suasana di masjid sebelum khutbah sangat hening. Sebagian besar jamaah tampak mengantuk, sebagian yang lain ada yang tadarrus Al-Qur'an dengan lirih. Jamaah duduk bershaf di atas tikar, bagian depan (2 atau 3 baris) digelari kain putih memanjang untuk tempat sujud. Sungguh suasana yang nikmat. Saat waktu masuk dhuhur, selalu ada orang yang memukul bedug dan kentongan dengan irama tertentu sebagai tanda khotib sudah waktunya naik mimbar. Setelah khotib naik mimbar, ada anggota RISMA yang adzan. Khotib adalah warga dari kebayan 43A atau 43B sendiri. Mereka ada beberapa belas orang, termasuk RISMA yang dianggap mampu menjadi khotib. Ada jadwal khusus yang disusun oleh takmir masjid.

Setelah selesai khutbah pertama, maka khotib duduk, disambung dengan shalawat yang dibacakan oleh muadzin, "Allohumma sholli ala Muhammad, wa'ala ali Muhammad", begitulah lafadznya, kadang-kadang sebagian muadzin menambahkan kata "sayyidina" sebelum nama Bagindan Nabi Muhammad SAW disebut. Selesai muadzin membaca sholawat itu, kemudian Khotib naik mimbar lagi untuk khutbah kedua yang biasaya hanya berisi doa atau kesimpulan/penegasan khutbah pertama disambung doa. Setelah selesai khutbah kedua, maka dilakukan shlat Jumat 2 rakaat diimami oleh imam yang ditunjuk (sesuai jadwal). Hanya beberapa imam saja waktu itu, yang kuingat adalah Pak Imam Sujak , Pak Kaum Sutris, dan Mbah Yunani. Selesai shalat biasanya dzikir sendiri-sendiri secara sir (pelan-pelan), kadang imam mengajak membaca Al-Fatihah, kemudian imam mempimpin doa, selesai doa langsung bubar dan pulang ke rumah masing-masing.


____________________________________________
ZAKAT FITRAH (Waktu Itu)

Aku masih SMA kelas 3, jadi umurku sekitar 17 tahun, aku diberi tugas menjadi sekeretaris Badan Amil Zakat Infaq dan Sadaqoh (BAZIS). Waktu itu aku sebatas anggota RISMA. BAZIS di kampungku adalah badan ad-hock, artinya badan itu dibentuk pada saat tertentu layaknya panitia hajatan. BAZIS dibentuk setiap tahun tetapi tidak bekerja secara permanen setahun penuh atau lebih, melaksanakan tugas hanya beberapa hari untuk menerima zakat fitrah, zakat mal, infaq, dan shodaqoh dari umat muslim yang biasanya dilaksanakan menjelang hari raya idul fitri.

Tugas sekretaris memang tidak terlalu berat, hanya mendata/mencatat warga yang membayar dan nominal atau berat berasnya, merekapitulasi, kemudian membagi ke dalam pos-pos yang disepakati panitia.

Belum selesai.


>>Baca Selengkapnya:....

Friday, 7 August 2015

TEROBOSAN PENDIDIKAN YANG TEPAT UNTUK MAS ANIS

Saya Gunanto, saya telah mengabdikan diri selama 15 tahun di jenjang SMP sebagai guru matematika. Beberapa kurikulum telah saya terapkan di level sekolah, mulai dari kurikulum 94, kurikulum 94 dengan suplemennya, uji coba KBK (kurikulum berbasis kompetensi), kurikulum 2006, dan satu semester menerapkan kurikulum 2013. Sebagai guru, saya harus jujur mengakui bahwa perubahan-perubahan kurikulum telah menambah khasanah pengetahuan dan keterampilan saya sebagai guru. Mengapa demikian?  Karena setiap pergantian kurikulum, selalu dibarengi dengan pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan oleh dinas pendidikan atau lembaga pemerintah lainnya.

Perubahan kurikulum selalu saya tanggapi secara positif, apalagi sejak dibangunnya fondasi besar pendidikan Indonesia dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 berupa 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP) yaitu standar kompetensi lulusan (SKL), standar isi, standar proses, standar penilaian, standar pengelolaan, standar sarana dan prasarana, standar pembiayaan, dan standar pendidik dan tenaga kependidikan. Perubahan kurikulum mulai tahun 2003 telah terarah dengan baik yaitu bahwa perubahan KBK, KTSP, dan K-13 selalu dalam koridor 8 SNP tersebut. Ini sangat bagus, artinya pemerintah konsisten dengan landasan berpikirnya.

Jika kerangka perubahan kurikulum yang dilakukan oleh pemerintah sudah berada pada jalur yang benar, mengapa pendidikan di Indonesia masih belum beranjak dari tempatnya? Dengan kata lain mengapa kualitas pendidikan di Indonesia masih jauh dari harapan?

Ada beberapa faktor penyebab untuk menjawab masalah ini, di antaranya:
1. Kualitas Pendidik
Kompetensi guru mencakup 4 bidang yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial, ke-4-nya wajib dimiliki oleh setiap guru dengan kriteria mesti lebih dari cukup, maka secara kasat mata kompetensi pedagogik dan profesional masih memprihatinkan, Ini tentu tak lepas dari kebijakan pemerintah tahun 1970 - 1980 yang mengangkat guru dengan standar rendah, bahkan sampai tahun 2014 ini, masih ada pengangkatan guru dengan kualifikasi di bawah S-1. Hal ini tentu sangat berpengaruh pada kualitas kompetensi guru.
Solusi untuk masalah ini tidak cukup hanya dengan diklat peningkatan kompetensi guru, tetapi mesti lebih dari itu. Sudah waktunya guru-guru yang tidak cukup kompetensi pedagogik dan profesionalnya untuk dipensiunkan lebih awal, diganti dengan guru-guru muda yang wajib sanggup lebih berkualitas. Guru baru harus melalui seleksi yang ketat terhadap 2 kompetensi ini.

Masalah lainnya adalah kompetensi kepribadian dan sosial,  yang saya lihat secara menonjol masalahnya adalah masih banyak guru yang melaksanakan tugas ala kadarnya, datang ke sekolah dan bertugas kurang dari 37,5 jam per minggu, sering terlambat datang ke sekolah atau kelas. 
Solusi untuk masalah ini adalah pembuatan dan pemberlakuan aplikasi pemantauan kinerja guru secara online yang terintegrasi dengan aplikasi dapodik.

2. Kebijakan Pemerintah (Daerah dan Pusat)
Harus diakui bahwa kebijakan pemerintah terkadang baru sebatas proyek, bukan ketulusan untuk memajukan pendidikan. Bahkan terkadang sebagian pejabat pemerintah tak malu untuk mengambil keuntungan pribadi atau kelompok di bidang pendidikan dengan mengorbankan pendidikan itu sendiri. Penunjukan kepala sekolah, mutasi guru, urusan administrasi guru, lomba antar siswa/sekolah, pengawasan dan inspeksi sekolah... di beberapa daerah konon tak luput dari masalah suap, fee, dan sejenisnya. 
Solusi untuk masalah ini adalah, mesti dibentuk Komisi Pendidikan Indonesia (KPI) yang berfungsi semisal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menangani korupsi. KPI akan menangani pencegahan dan pemberantasan korupsi dan penyalahgunaan wewenang dalam dunia pendidikan dari level pusat hingga sekolah beserta stake holder-nya (gubernur/bupati, BPK, Inspektorat, POLRI, dan LSM).

3. Kondisi Masyarakat
Masyarakat umumnya memiliki beragam pandangan terhadap pendidikan. Hal tersebut dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan, ekonomi, akses informasi dan komunikasi, sosial, dan budaya. Orang tua dengan latar belakang pendidikan tinggi (minimum S-1) dengan kondisi ekonomi mapan akan memiliki komitmen yang lebih baik terhadap pendidikan anak-anaknya. Orang tua dengan kondisi ekonomi mapan cenderung memiliki keinginan agar anak-anak mereka bersekolah hingga minimum S-1.

4. Kerangka Dasar Kurikulum
..(belum selesai)
>>Baca Selengkapnya:....

Wednesday, 24 June 2015

Apakah Shalat Wajib Persis Menghadap Kakbah?


Tidak Wajib Menghadap ke Ka’bah?
Apakah kita harus wajib menghadap persis ke arah ka’bah?. Karena saat ini sedang ramai kalibrasi arah kiblat. Nuwun..
Jawab:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,
Menghadap kiblat termasuk salah satu syarat sah shalat. Kecuali ketika shalat khouf (shalat ketika perang), mereka yang tidak mampu menghadap kiblat karena udzur, atau ketika shalat di atas kendaraan.
Allah berfirman,
قَدْ نَرَى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاءِ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ
Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan menghadapkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Hadapkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram… (QS. al-Baqarah: 144).
Ketika Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajari cara shalat yang benar, beliau mengatakan,
إِذا قمتَ إِلى الصلاة فأسبغ الوضوء، ثمَّ استقبِل القبلة فكبِّر
Jika kamu hendak melakukan shalat, sempurnakanlah wudhu, kemudian menghadaplah ke arah kiblat dan lakukan takbiratul ihram. (HR. Bukhari 6667 & Muslim 912).
Kemudian, ulama sepakat bahwa orang yang bisa melihat Ka’bah atau melihat masjidil haram, dia harus menghadap persis ke arah ka’bah.
Ibnu Abbas menceritakan,
Ketika Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam masuk ke dalam Ka’bah, beliau berdoa di sudut-sudut Ka’bah. Beliau tidak shalat, hingga keluar dari Ka’bah. Setelah beliau keluar, beliau shalat 2 rakaat. Lalu bersabda,
هَذِهِ الْقِبْلَةُ
Inilah kiblat. (HR. Bukhari 398 & Muslim 3301)
Dalam al-Hawi fi Tafsir al-Quran dinyatakan,
أمّا إذا كان مشاهدًا لها فقد أجمعوا أنه لا يجزيه إلا إصابة عين الكعبة
Jika orang itu bisa melihat Ka’bah, mereka sepakat bahwa shalatnya tidak sah kecuali dengan menghadap persis ke arah Ka’bah.
Jauh dari Ka’bah, Haruskah Menghadap Tepat ke Arah Ka’bah?
Polemik kiblat mulai diangkat, sejalan dengan proyek kementrian agama dalam meluruskan arah kiblat di berbagai masjid. Berbondong-bondong beberapa masjid di sekitar kita, melakukan kallibrasi arah kiblat. Dan rata-rata, arah bangunan tidak searah dengan kiblat pasca-kalibrasi.
Akibatnya, pola shaf masjid menjadi korbannya. Semua serba dimiringkan, yang sedikit mengganggu pemandangan dalam masjid.
Agar ketika beramal kita memiliki keyakinan dan pedoman, berikut kita akan simak penjelasan para ulama tentang arah kiblat, terutama bagi mereka yang jauh dari Ka’bah. Apakah harus tepat ke arah Ka’bah?
Sebagian ulama dari berpendapat bahwa semua orang yang shalat, wajib menghadap tepat ke arah Ka’bah. Namun pendapat ini dinilai sangat lemah oleh ulama lainnya. Bahkan Ibnul Arabi menyatakan, bahwa itu adalah kewajiban yang tidak mungkin bisa dilaksanakan (kecuali oleh sebagian kecil orang).
Ketika menyebutkan pendapat ini, al-Qurthubi menukil keterangan Ibnul Arabi,
قال ابن العربي : وهو ضعيف ; لأنه تكليف لما لا يصل إليه
Ibnul Arabi menyatakan, “Ini pendapat lemah. Karena di sana ada unsur taklif (membebani) untuk melakukan sesuatu yang tidak mungkin diwujudkan.” (Tafsir al-Qurthubi, 2/160)
Sementara itu, mayoritas ulama mengatakan,
Kewajiban mereka yang jauh dari Ka’bah adalah menghadap ke arah di mana Ka’bah berada. Dan itulah arti perintah menghadap kiblat bagi orang yang jauh dari Mekah.
Ini merupakan jumhur ulama dari madzhab Hanafiyah, Malikiyah, Hambali, dan sebagian Syafiiyah.
Bahkan al-Qurthubi menyatakan bahwa semua ulama sepakat, bagi orang yang jauh dari Mekah, dia tidak wajib menghadap persis ke arah Ka’bah. Dalam tafsirnya, al-Qurthubi menyatakan,
وأجمعوا على أن كل من غاب عنها أن يستقبل ناحيتها وشطرها وتلقاءها
Ulama sepakat bahwa orang yang jauh dari Ka’bah, dia boleh menghadap ke arah di mana Ka’bah berada. (Tafsir al-Qurthubi, 2/160).
Sebagai contoh warga Indonesia. Kiblat berada di arah barat. Sehingga menurut mayoritas ulama, masyarakat Indonesia sudah disebut menghadap kiblat, ketika mereka menghadap ke arah barat.
Diantara dalil yang menguatkan pendapat ini,
Pertama, firman Allah tentang perintah menghadap kiblat,
فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ
“Hadapkanlah wajahmu ke arah (Syatral) Masjidil Haram…”
Keterangan:
معنى شَطره، أي: نَحوَه وتلقاءَه
Makna kata ‘Syathrahu’ adalah ke arah di mana masjidil haram berada. (Majmu’ Fatawa, 22/207).
Ayat itu tidak menyatakan, “Hadapkanlah wajahmu ke Masjidil Haram…”, tapi “Hadapkanlah wajahmu ke arah (Syatral) Masjidil Haram…”. Adanya tambahan kata Syatrah menunjukkan bahwa dalam menghadap kiblat tidak harus tepat ke arah Ka’bah.
Kedua, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menjelaskan arah kiblat
Beliau berposisi di Madinah, sejauh 490 km di sebelah utama Mekah. Untuk perjalanan sepekan dengan onta di masa itu. Sehingga kiblat masjid nabawi menghadap ke arah selatan. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallammenjelaskan arah kiblat dengan sangat mudah,
مَا بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ قِبْلَةٌ
“Antara timur dan barat, itulah kiblat.” (HR. Nasai 2255, Turmudzi 342, Daruquthni 1071, dan yang lainnya).
Al-Mubarokfuri menyebutkan keterangan as-Suyuthi,
قال السيوطي ليس هذا عاما في سائر البلاد وإنما هو بالنسبة إلى المدينة الشريفة ونحوها
As-Suyuthi mengatakan, “Hadis ini tidak bersifat umum untuk semua negeri. Namun aturan ini berlaku untuk Madinah kota mulia atau yang posisinya seperti Madinah.” (Tuhfatul Ahwadzi, Syarah Sunan Turmudzi, 2/266).
Bagi penduduk Madinah, kiblat mereka menghadap ke selatan. Selama mereka terhitung menghadap ke selatan, mereka telah menghadap kiblat, sekalipun tidak tepat ke arah Ka’bah.
Ketiga, kejadian perubahan Ka’bah di Masjid Quba
Arah kiblat pernah berpindah dua kali. Dulu, di awal-awal kaum muslimin hijrah di Madinah, mereka shalat menghadap ke Baitul Maqdis. Enam bulan berikutnya, Allah perintahkan agar kiblat mereka menuju ke arah Mekah.
Sehingga dulu para sahabat melakukan shalat menghadap ke utara (ke Baitul Maqdis), kemudian pindah menghadap ke arah selatan (ke Mekah).
Suatu ketika, kaum muslimin di masjid Quba shalat subuh dengan menghadap Baitul Maqdis (utara). Tiba-tiba datang utusan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di tengah-tengah mereka shalat. Utusan ini mengatakan,
أَلاَ إِنَّ الْقِبْلَةَ قَدْ حُوِّلَتْ إِلَى الْكَعْبَةِ
“Sesungguhnya kiblat telah dipindah.”
Akhirnya, para sahabat yang sedang melaksanakan shalat subuh berjamaah memutar arah tubuhnya. Imam berputar, yang awalnya menghadap ke utara menjadi shalat jamaah menghadap ke selatan. Ini semua mereka lakukan tanpa membatalkan shalat. (HR. Muslim 1208).
Anda bisa pastikan, mereka ketika berputar, tidak akan 100% tepat ke arah Ka’bah. Itu sesuatu yang sangat mustahil. Namun shalat mereka tetap sah, dan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menyuruh mereka untuk mengulangi shalatnya.
Keempat, islam adalah agama yang sangat mudah, tidak merepotkan penganutnya.
Ada banyak ayat yang menegaskan bahwa islam itu mudah, tidak menyulitkan. Diantaranya,
وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ
“Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan.” (al-Hajj: 78).
Allah juga berfirman,
يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ
Allah menghendaki kemudahan bagi kalian dan Allah tidak ingin menyusahkan kalian. (al-Baqarah: 185).
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,
إِنَّ الدِّينَ يُسْرٌ ، وَلَنْ يُشَادَّ الدِّينَ أَحَدٌ إِلاَّ غَلَبَهُ
“Agama itu mudah. Tidak ada seorang-pun yang membuat sulit agama, kecuali dia akan sangat kerepotan.” (HR. Bukhari 39 & an-Nasai 5051).
Ketika setiap orang yang hendak shalat harus melakukan kalibrasi (penyesuaian) arah kiblat, tentu saja ini akan sangat merepotkan dan ini bertentang dengan prinsip syariat yang memberikan kemudahan.
Mungkin kita bisa melakukannya ketika di masjid yang arah kiblatnya telah disesuaikan. Masalahnya, kita mengerjakan shalat tidak hanya di masjid. Bagaimana jika shalat itu di rumah, atau di tempat yang arah kiblatnya belum disesuaikan?
Bukankah Sudah ada Kompas?
Ada beberapa jawaban untuk menjawab pertanyaan ini,
Pertama, Tidak mungkin setiap shalat, kita harus membawa kompas. Dan ini akan sangat merepotkan. Dan ini bertentangan dengan prinsip syariat islam yang memberi kemudahan.
Kedua, di zaman Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, para sahabat, tabiin, para ulama imam madzhab belum ada kompas. Kompas baru ditemukan abad 9 M oleh orang cina. Mereka menggunakan jarum yang mengambang, sebagaimana diuraikan dalam buku Loven Heng. Pelaut Persia memperoleh kompas dari orang Cina dan kemudian memperdagangkannya.
Sementara pelaksanaan syariat yang paling ada di zaman Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dengan keterbatasan alat navigasi ketika itu, sangat memungkinkan mereka shalat tidak tepat menghadap kiblat. Apakah berarti shalat mereka tidak sah??
Ketiga, ketika Allah menurunkan al-Quran di masa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Dia tahu bahwa di masa depan ada alat navigasi yang canggih. Namun Allah tidak memerintahkan kita untuk menghadap tepat ke arah kiblat.
Yang Allah perintahkan adalah menghadap ke arah di mana kiblat berada (Syathral masjidil haram).
Keempat, sekalipun sudah di kalibrasi, orang yang shalat tidak akan lepas dari faktor kesalahan dan penyimpangan. Meskipun hanya 1o atau 2o derajat. Sementara jarak Indonesia dengan Mekah, lebih dari 7900 km. Hanya dengan menyimpang 1 derajat, anda telah menyimpang sejauh 544 km.
Sementara kita tidak mungkin bisa tepat 100% ke arah Ka’bah.
Semua Mengakui Tidak Mungkin Bisa Tepat
Sejatinya semua ulama sepakat bahwa tidak mungkin seseorang bisa menghadap kiblat tepat ke arah Ka’bah. Sampaipun mereka yang berpendapat disyariatkan untuk tepat menghadap Ka’bah, maksud mereka adalah secara niat.
Dalam al-Hawi fi Tafsir al-Quran dinyatakan,
وكأنّ الفريق الأول حين أحسوا صعوبة مذهبهم، خصوصًا من غير المشاهد لها قالوا: إن فرض المشاهد للكعبة إصابةُ عينها حسًّا، وفرض الغائب عنها إصابة عينها قصدًا
Para ulama yang berpendapat harus tepat ke arah Ka’bah, mereka merasa kesulitan untuk menerapkan pendapatnya. Terutama bagi mereka yang jauh dari Ka’bah. Mereka mengatakan,
‘Wajib bagi yang melihat Ka’bah untuk tepat menghadap Ka’bah. Sementara bagi yang tidak melihat Ka’bah harus berniat tepat ke arah Ka’bah.’
Kemudian dikomentari penulis al-Hawi fi Tafsir,
وبعد هذا يكاد يكون الخلاف بين الفريقين شكليًا، لأنهم صرحوا بأنّ غير المشاهد لها يكفي أن يعتقد أنه متوجه إلى عين الكعبة
Dengan ini kita bisa simpulkan bahwa perbedaan pendapat kedua madzhab hanya perbedaan luar (tetapi hakekatnya sama). Karena mereka menegaskan bahwa mereka yang tidak melihat Ka’bah cukup meyakini bahwa dirinya telah menghadap tepat ke arah Ka’bah. (al-Hawi fi tafsir al-Quran al-Karim).
Allahu a’lam.

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)
Sumber: http://www.konsultasisyariah.com/wajib-menghadap-ke-kabah/ diakses hari Rabu, 24 Juni 2015
Tanpa editing.
>>Baca Selengkapnya:....